
Dengan populasi sekitar 142.000 jiwa, Curaçao lebih padat penduduknya dibandingkan wilayah tetangganya. Pengunjung tidak hanya terpesona oleh pantai-pantainya yang luar biasa, tetapi juga oleh arsitektur tradisional Belanda dengan warna-warna pastel yang cerah. Selain atraksi alam, wilayah ini juga menjadi lokasi Jembatan Queen Juliana. Dengan ketinggian 185 kaki (sekitar 56 meter), jembatan ini merupakan salah satu jembatan tertinggi di dunia dan sejauh ini yang tertinggi di Karibia. Jika Anda memiliki kesempatan, berkendaralah melintasinya untuk menikmati pemandangan indah St. Anna Bay. Curaçao memiliki akuarium, taman nasional, peternakan burung unta, benteng, dan banyak lokasi menyelam yang menakjubkan. Kuliner di sini kaya akan pengaruh Eropa, Asia Timur, dan Hindia Barat, sehingga bersantap di luar menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Dengan suhu hangat sepanjang tahun, angin sepoi-sepoi, dan kelembapan rendah, Curaçao adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi kapan saja.
- Ibu kota - Willemstad
- Bahasa - Belanda dan Papiamentu
Video mengenai kehidupan budaya di Curaçao

Lanskap Curaçao
Willemstad, ibu kota pulau Curaçao di Kepulauan Karibia
Papan kayu di tepi laut (boardwalk) di Willemstad, Curaçao, adalah tempat berjalan kaki bagi penduduk lokal dan pengunjung pulau. Ini adalah tempat yang menyenangkan untuk menikmati lingkungan tropis. Di sini terdapat beberapa bar dan restoran dengan teras luar ruangan yang menghadap ke laut.
Klein Curaçao adalah pulau kecil tak berpenghuni di sebelah tenggara Curaçao. Salah satu daya tarik wisatanya adalah mercusuar yang merupakan salah satu dari sedikit struktur yang ada di pulau tersebut, bersama dengan rumah pantai dan beberapa pondok. Mercusuar ini pertama kali dibangun pada tahun 1850. Tingginya 20 meter (66 kaki) dan diterangi oleh panel surya lampu LED.
Willemstad, ibu kota Curaçao
Willemstad memadukan fasilitas kota besar dengan pesona kota kecil. Kota Tua-nya merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO di mana warisan kolonial Belanda di Curaçao menjadi hidup melalui museum, pasar, dan budaya kafe yang ramai. Berkeliling di distrik ini dan meresapi ritmenya adalah pengalaman yang sungguh menyenangkan. Menurut pemerintah, terdapat 750 bangunan bersejarah di kota ini, namun perancah baru terus didirikan hampir setiap bulan. Ibu kota ini terus berkembang namun tetap berhasil mempertahankan masa lalunya, menjadikannya salah satu kota paling menarik di Karibia.
Terletak hanya 12 derajat di utara Khatulistiwa, pulau Curaçao menikmati iklim yang hangat dan cerah sepanjang tahun. Suhu rata-rata berkisar di angka 80-an derajat Fahrenheit (sekitar 29-30°C), namun angin pasat yang datang dari timur membuat udara terasa nyaman. Sinar matahari sesekali terganggu selama musim hujan dari Oktober hingga Februari, namun hujan yang turun biasanya singkat dan umumnya terjadi pada malam hari.
Iklim yang ideal ini berarti sebagian besar kehidupan di Willemstad berlangsung di luar ruangan, di jalanan, serta di halaman dan taman. Ibu kota ini sangat ramah bagi pejalan kaki, dan banyaknya jalur pejalan kaki memudahkan untuk menjelajah dengan berjalan kaki.
Kota ini terbagi menjadi dua distrik yang berbeda: Punda dan Otrobanda. Jembatan Queen Emma menghubungkan kedua lingkungan tersebut. Punda, di tepi timur, didirikan ketika Belanda merebut pulau itu dari Spanyol pada awal abad ke-17. Para pemimpin baru membangun Fort Amsterdam segera setelah mendarat di pulau itu, dan dengan cepat menjadi yang terpenting dari delapan benteng di negara tersebut. Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, benteng ini sekarang menjadi rumah bagi museum, beberapa kantor pemerintah, dan kediaman gubernur.
Otrobanda, yang dikenal sebagai "sisi lain" dari teluk (St. Anna Bay) dalam bahasa Papiamentu, didirikan beberapa dekade setelah Punda. Distrik ini berkembang pesat seiring dengan migrasi para budak yang telah dibebaskan ke sana, membentuk pusat kota pertama di negara tersebut. Saat ini, Otrobanda tetap menjadi pusat budaya utama dan menjadi rumah bagi banyak seniman, politisi, musisi, dan profesional terkemuka di negara tersebut. Labirin gang dan jalanan yang berkelok-kelok sangat menyenangkan untuk dijelajahi dengan berjalan kaki, dan kediaman-kediaman tua yang megah memberikan pesona yang intim pada distrik ini. Dicat dengan warna-warna menarik seperti hijau alpukat, merah muda jambu, dan oranye mangga, rumah-rumah tersebut merupakan contoh arsitektur Karibia yang hidup.
Populasi kota yang berjumlah 135.000 jiwa mencakup orang-orang dari lebih dari 50 kebangsaan yang berbeda, dan akar keberagaman pulau ini dirayakan di Museum Kura Hulanda di Otrobanda. Museum antropologi yang memukau ini berbatasan dengan alun-alun tempat Belanda dulu melelang budak, dan koleksinya mencakup rekreasi yang menyayat hati dari lambung kapal budak. Pameran lainnya menampilkan relik dari kekaisaran Afrika Barat, emas dari era pra-Columbus, dan karya seni dari seluruh wilayah.
Berkat banyaknya toko bebas bea, Willemstad adalah surga bagi pembelanja, namun untuk pengalaman berbelanja yang lebih tradisional, pergilah ke pasar terapung yang muncul di sisi sungai Punda setiap pagi. Puluhan pedagang Venezuela tiba pada pukul 6:30 pagi, membawa mangga, pepaya, dan produk eksotis segar, bersama dengan rempah-rempah, bumbu, dan ikan. Jangan khawatir – aktivitas ini berlangsung sepanjang sore, jadi Anda tidak perlu bangun sepagi penduduk lokal untuk mendapatkan penawaran menarik.
Lokasi Geografis Willemstad
Willemstad terletak di pantai barat daya Curaçao dan dipisahkan oleh St. Anna Bay.
Populasi Willemstad sekitar 140.000 jiwa.
Bahasa di Willemstad
Bahasa Belanda adalah bahasa resmi Curaçao, namun Papiamentu, sebuah dialek Spanyol-Portugis-Belanda-Inggris, adalah yang paling umum digunakan.
Agama Dominan di Willemstad
- 80% Katolik Roma
- 11% Protestan
- 5% Tidak ada
- 2% Saksi Yehuwa
- 1% Yahudi
- 1% Lainnya
Sinagoge Mikvé Israel-Emanuel (diresmikan tahun 1732) diakui secara luas sebagai sinagoge tertua di Belahan Bumi Barat yang masih digunakan secara terus-menerus.
Mata Uang Willemstad
Gulden Karibia adalah mata uang resmi Curaçao (diperkenalkan setelah pembubaran Antillen Belanda pada tahun 2011), meskipun uang kertas gulden Antillen Belanda masih beredar.
Iklim Willemstad
Cuaca biasanya panas sepanjang tahun di Willemstad dengan sebagian besar curah hujan tahunan terjadi antara bulan Oktober dan Januari.
Atraksi Utama Willemstad
- Museum Kura Hulanda
- Punda
- Jembatan Ponton Queen Emma
Atraksi Lain di Willemstad
- Sinagoge Mikve Isreal-Emanuel
- Gua Hato
- Museum Maritim
- Fort Nassau
