
Negara persemakmuran Inggris yang menawan ini terletak di Laut Karibia bagian timur, merupakan bagian dari Kepulauan Antilles Kecil, dan berada di sebelah utara Trinidad dan Tobago. Twin Pitons, dua puncak gunung berapi dengan ketinggian berbeda (Gros Piton dengan ketinggian sekitar 798 m dan Petit Piton dengan ketinggian sekitar 743 m), adalah landmark yang paling berharga dan terkenal. Ibu kotanya adalah Castries, mata uang resminya adalah dolar Karibia Timur, dan bahasa utama yang digunakan di sini adalah bahasa Inggris. Atraksi unik seperti gunung berapi yang bisa dilalui kendaraan, mata air belerang, dan hutan hujan yang rimbun pasti akan membuat Anda sibuk, dan Anda tidak akan bisa melewatkan pantai-pantainya yang menakjubkan. Saat berada di sana, pastikan untuk mendaki ke puncak Gros Piton, mencicipi rum punch, dan mencoba coal pot, hidangan rebusan lokal yang populer. Nantikan juga acara barbekyu komunitas yang menyajikan daging babi, ayam, dan berbagai hidangan lezat lainnya.
- Ibu kota - Castries
- Bahasa - Bahasa Inggris dan Kreol berbasis bahasa Prancis
Video tentang Pulau Saint Lucia
Nikmati video tentang pulau Saint Lucia di Karibia ini. Ini adalah panduan perjalanan menarik yang dijelaskan oleh Expedia ...

Castries, ibu kota Saint Lucia
Castries adalah kota yang energik, dicirikan oleh dentuman irama calypso, semburat warna yang cerah, aroma makanan segar, jalanan yang padat, dan penduduk yang menawan. Ibu kota Saint Lucia ini secara resmi didirikan dan dinamai menurut Marquis de Castries sekitar tahun 1756 selama masa pemerintahan kolonial Prancis, dan kota ini masih mempertahankan sebagian besar arsitektur dan suasana kolonialnya yang indah. Meskipun kota ini tidak memiliki banyak atraksi wisata tradisional, kota ini menutupi kekurangannya dengan kepribadiannya yang besar.
Pasar di jalan Peynier dan Jeremie adalah jantung dari Castries. Penduduk setempat memadati kios setiap hari untuk menjual berbagai macam produk, termasuk hasil bumi segar dan kerajinan lokal, seperti minyak pisang, rempah-rempah eksotis, ukiran kayu yang rumit, batik warna-warni, dan sapu buatan tangan. Meskipun berbelanja di sini sangat menyenangkan, daya tarik utama di pasar ini adalah makanannya. Anda dapat menemukan mangga segar, pisang raja, okra, jeruk nipis, labu, pisang, alpukat, ubi, mentimun, pepaya, kelapa, dan banyak lagi dengan harga terjangkau di pasar ini.
Castries memiliki sejumlah besar restoran untuk ukuran kota sekecil ini. Pengaruh Prancis sangat kuat pada sebagian besar menu, dan cita rasa kreol sangat populer. Ikan segar dan lobster tersedia di mana-mana, begitu pula standar hidangan Karibia seperti kepiting isi, kerang, kari kambing atau ayam, rebusan pepper-pot, dan callaloo. Hidangan nasional mungkin memerlukan waktu untuk membiasakan diri, tetapi pengunjung harus mencoba green fig (pisang mentah) dan saltfish, hidangan tradisional berupa pisang hijau rebus yang disajikan dengan ikan asin berbumbu. Makanan jalanannya sama lezatnya dengan apa yang disajikan di restoran. Barbekyu sangat populer, dan banyak jalanan dipenuhi dengan kios-kios yang menjual "rebusan coal pot" yang disiapkan secara tradisional.
Salah satu pemandangan paling indah di Castries adalah pelabuhan, tempat kapal pesiar tiba hampir setiap hari dan belanja bebas bea menawarkan penawaran menarik. Taksi air menghubungkan dermaga, memudahkan pengunjung untuk bepergian antar dermaga sambil menikmati pemandangan kota yang indah.
Untuk pemandangan Castries yang lebih luar biasa, ikuti tur helikopter. Banyak tur berangkat dari pelabuhan, membawa pengunjung dalam perjalanan luar biasa di atas pantai, hutan hujan, dan gunung berapi pulau tersebut.
Kota Tua (Old Town) adalah lingkungan yang sangat menawan, mencakup area yang dibatasi oleh jalan Brazil, Jeremie, dan Peynier serta Chaussee Road. Hiasan kayu bergaya Gingerbread menghiasi bangunan-bangunan tua, balkon yang menjorok menawarkan pemandangan yang mengesankan, dan sentuhan pengaruh Inggris serta Prancis masih bertahan.
Derek Walcott Square, yang dinamai menurut pemenang hadiah Nobel sastra, adalah tempat yang indah untuk memulai penjelajahan Anda di Kota Tua. Alun-alun ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan penuh warna, termasuk perpustakaan umum dan tempat tinggal kolonial.
Pemandangan interior Katedral Basilika Immaculate Conception
Katedral Immaculate Conception berbatasan dengan alun-alun. Sebagai gereja terbesar di Karibia, katedral ini memiliki lebar lebih dari 30 meter dan panjang lebih dari 61 meter. Interiornya didominasi oleh mural yang dilukis oleh seniman lokal Dunstan St. Omar, menara jam bergaya Italia, dan detail Victoria yang rumit.
Taman Nasional Pigeon Island hanya berjarak berkendara singkat dari Castries. Pada tahun 1778, pulau kecil ini menjadi pangkalan angkatan laut bagi Inggris, dan pengunjung saat ini dapat berjalan melewati reruntuhan barak, tempat tinggal perwira, dan bangunan lainnya. Pusat interpretasi menawarkan banyak informasi tentang area tersebut, dan beberapa jalur interpretasi memandu pengunjung melalui situs yang indah ini.
Lokasi Castries
Castries terletak di barat laut Saint Lucia menghadap ke Laut Karibia.
Populasi Castries sekitar 68.000 jiwa.
Bahasa di Castries
Bahasa Inggris adalah bahasa resmi Saint Lucia, tetapi sebagian besar penduduknya menggunakan bahasa Kreol berbasis bahasa Prancis sebagai bahasa ibu mereka.
Agama yang Dominan di Castries
- 67,5% Katolik Roma
- 8,5% Advent Hari Ketujuh
- 6% Pentakosta
- 4,5% Tidak ada
- 2% Rastafarian
- 2% Anglikan
- 2% Injili
- 5% Kristen lainnya
- 1,5% Tidak disebutkan
- 1% Lainnya
Mata Uang Castries
Dolar Karibia Timur adalah mata uang resmi Saint Lucia.
Iklim Castries
Castries memiliki iklim tropis yang panas dan lembap sepanjang tahun.
Atraksi Utama Castries
- Morne Fortune
- Marquis Estate
- Marigot Bay
Atraksi Lain di Castries
- Folk Research Center
- Gros Islet
- Pigeon Island
- Soufriere

